Bahaya High Heels Bagi Kesehatan

Posted on August 7, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

High Heels mungkin untuk sebagian wanita merupakan salah satu hal terpenting dalam fashion sehari hari, bahkan ada beberapa wanita yang rela membeli dengan harga tinggi. Tapi apakah ladies tahu bahwa high heels mempunyai begitu banyak dampak buruk bagi kesehatan ???

Bahaya High Heels

Banyak wanita mengaku menggunakan high heels agar terlihat modis dan gaya. Padahal, sebuah studi menunjukkan adanya bahaya yang disebabkan karena penggunaan high heels.

Dikutip dari EzineArticles sebuah studi di Australia menyebutkan adanya bahaya yang disebabkan penggunaan high heels. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti asal Australia ini melibatkan dua kelompok perempuan yang menggunakan high heels dan tidak dalam kurun waktu 2 tahun. Hasilnya cukup mengejutkan, yakni pemakai high heels menunjukan adanya pemendekan otot pada bagian betis. Hal ini disebabkan otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang. Hasil ini berbeda dengan wanita yang jarang menggunakRSY-High-Heelsan high heels.

Seorang ahli yang mempelajari tentang gerakan mengatakan bahwa wanita yang menggunakan high heels lebih mungkin terserang kejang otot. Selain itu, high heels juga akan membuat seorang wanita mudah cedera karena posisi sepatu yang tak seimbang.

Berikut bahaya yang bisa diakibatkan menggunakan high heels :

Pencernaan dan Urinasi

Beberapa peneliti menyebutkan bahwa high heels mampu mempengaruhi ketidaklancaran sistem urogenital. Mereka yang mengenakan high heels, sistem pembuangannya tidak lancar, sulit buang air besar maupun kecil.

Postur

Ketika menggunakan high heels, pinggul miring ke depan, dan menambah kelengkungan pada tulang belakang. Tulang belakang akan tertarik ke belakang untuk mengoreksi keseimbangan, dan hal ini dapat menyebabkan pemampatan pada punggung bagian bawah. High heels mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar. Dari samping, tubuh akan terlihat melengkung.

Lutut
Postur yang dihasilkan saat berjalan dengan high heels menambah paksaan pada bagian belakang lutut, daerah umum dari osteoarthritis di antara wanita. Menurut sebuah studi, tekanan sendi lutut meningkat sebanyak 26 persen ketika wanita mengenakan high heels.

Betis
Otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang.

Achilles Tendon

Ketika bagian depan kaki bergerak ke bawah sesuai arah haknya, urat kaki akan menegang. Semakin tinggi haknya, semakin pendek uratnya akan menciptakan sakit pada tumit. Peredaran darah tidak akan lancar dan terhambat di beberapa tempat.

Tekanan Pada Kaki

High heels mungkin saja membuat kaki tampak lebih jenjang. Namun, semakin tinggi hak sepatu Anda, semakin tinggi pula tekanan pada kaki bagian depan (pada jari-jari) dan saat Anda mengenakan sepatu berhak 2,5 cm, tekanan akan bertambah 22 persen, sedangkan sepatu berhak 7,5 cm akan menambah tekanan sebanyak 76 persen. Bisa Anda bayangkan resiko yang Anda hadapi.

 Jari Kaki

Tinggi hak sepatu dan bagian depan sepatu yang sempit dapat menimbulkan penebalan jaringan saraf antara jari ketiga dan keempat yang dapat menimbulkan rasa sakit dan mati rasa pada jari. Tekanan pada jari-jari kaki lebih besar, sehingga pada umumnya jari kaki akan berbengkok, bentuknya tidak lagi alami seperti biasanya. Selain itu karna peredaran darah tidak lancar kaki akan mudah cedera, terutama bagian pergelangan kaki dan otot kaki bagian bawah pun tidak akan bekerja maksimal pada jangka panjang hal ini bisa menyebabkan munculnya tumor jinak

Selain itu Efek buruk sepatu hak tinggi akan berlipat ganda saat dikenakan oleh ibu hamil. Mari kita telaah tentang bahaya high heels yang membawa dampak negatif pada ibu dan janin yang dikandungnya. Agar para ibu hamil dapat mempertimbangkan lebih jauh tentang keputusan mengenakan hak tinggi selama masa kehamilan.

 Berikut efek yang akan muncul saat mengunakan high heels saat hamil :

Pengaruh Pada  Rahim

Sepatu atau sandal yang tinggi menyebabkan perubahan anatomi dan fisiologi otot dan rangsang saraf tungkai bawah yang selanjutnya berpengaruh pada rahim. Jika hal ini dibiarkan maka akan memicu ancaman abortus atau persalinan premature

Sakit Punggung

Saat hamil, sendi tulang punggung menjadi lebih lunak karena meningkatnya hormon relaxin yang dihasilkan dari indung telur. Sendi tulang punggung yang lunak akan mudah melonggar bahkan rusak. Kondisi ini akan lebih parah jika ditambahkan dengan kebiasaan mengenakan sepatu hak tinggi yang secara nyata dapat mengubah postur tubuh dan memberikan ketegangan pada daerah punggung.

Mengganggu Keseimbangan

Peningkatan berat badan serta membesarnya perut ketika hamil dapat mengubah titik pusat berat badan. Berubahnya titik pusat berat badan akan mengakibatkan penurunan kemampuan menyeimbangkan diri ketika berjalan. Pemakaian hak tinggi akan meningkatkan resiko terjatuh.

Kaki Bengkak

Pemakaian sepatu hak tinggi saat hamil mengakibatkan kaki menahan beban ekstra sehingga berujung pada kaki yang bengkak.

Resiko Terjatuh

Penggunaan sepatu hak tinggi akan meningkatkan resiko terjatuh yang akan menimbulkan trauma dalam kehamilan.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir bahaya sebab sepatu hak tinggi pada saat hamil, ialah:

Minimalkan pemakaian

Bagi ibu hamil kalau bisa kurangi sama sekali pemakaian sepatu hak tinggi. Jika memang kondisi mengharuskan mengenakan sepatu hak tinggi seperti saat menghadiri pesta, baiknya tak terlalu lama berdiri.

Pilih ketinggian

Pastikan hak yang dikenakan ibu hamil kurang dari 5 cm saja. Hak sepatu yang mencapai ketinggian di atas 5 cm akan mempersulit kaki dalam menopang berat tubuh.

Tentukan lebar

Demi menjaga keseimbangan pada sepatu ibu hamil, pastikan penampang alas hak yang lebih lebar.

Sebelum memutuskan untuk mengenakan sepatu hak tinggi selama kehamilan, ada baiknya para ibu memikirkan masak-masak tentang pengaruhnya bukan hanya bagi dirinya tapi juga bagi janin yang dikandung.

Solusi untuk Anda :

  1. Pastikan Anda memiliki beberapa jenis sepatu, dan kenakan high heels hanya pada momen-momen tertentu saja.
  2. Pilih high heels di bawah 1 inchi agar lebih aman dan nyaman di kaki.
  3. Saat berada di luar momen penting, kenakan flat shoes atau sandal agar kaki dapat lebih relaks dan beristirahat.
  4. Lakukan terapi pada kaki, hal ini bisa dilakukan dengan berjalan di atas batu-batuan bulat atau di atas pasir pantai yang hangat.
  5. Pijat dengan rutin kaki Anda agar peredaran darah menjadi lebih lancar.

Sumber :

-          tinggibadan.com/highheels.com

-          id.she.yahoo.com/high-heels-bagi-ibu-hamil-pengaruhi-kondisi-janin

-          ibuhamiltips.com/sepatu-hak-tinggi-vs-kehamilan.html

Editor :

dr. Yasmin Bakarman, Sp.KFR

Pencarian Artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>