Mencegah dan Mengatasi Maag

Posted on September 3, 2017 by Yasmin Hospital in Informasi

Penyakit maag atau juga yang biasa dikenal nama gastritis merupakan suatu keadaan kesehatan dimana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung. Penyakit ini biasanya menyerang tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun ada saatnya juga merupakan bagian penyakit kesehatan yang serius dan berlangsung cukup lama.

Berikut akan dijelakan secara jelas oleh konsultan gizi RS YASMIN Ir. Eti Widayati, MKes mengenai penyakit maag atau gastritis.

Sakit maagh tak hanya disebabkan terlambat makan atau makan tidak teratur. Selain pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan, faktor psikologis juga sangat berpengaruh.. Kebiasaan makan yang buruk, antara lain makan terburu-buru (tak dikunyah dengan baik), minum saat makan (baik sebelum, saat, setelah makan) lebih dari 1/4 gelas, dan makan buah setelah makan. Faktor psikologis spt rasa cemas, stress, khawatir, kecewa juga dapat mengganggu mekanisme nervous yg berpengaruh langsung terhadap kontraksi di area perut dan otot usus.

Iritasi lambung bisa terjadi akibat usus yang mampet (BAB tidak lancar), kurangnya jumlah bakteri baik,gangguan absorpsi, adanya gangguan pada empedu, liver, atau pankreas. Bahkan alergi makanan dan intoleransi laktosa pun bisa menjadi penyebab terjadinya iritasi lambung. Setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap suatu makanan, tetapi makanan yang paling sering memicu iritasi lambung diantaranya mak yg terlalu pedas, makanan yg diproses/ kemasan, dan cuka buatan (kemasan juga).

Atasi gangguan lambung (maagh) dengan melakukan :
1. Pilih makanan rendah lemak dan makanan mudah dicerna.
Hindari makanan gorengan, makanan berminyak, makanan tinggi lemak jenuh (daging, gajih). Lebih baik pilih makanan berserat krn serat tidak menyebabkan masalah pada lambung. tetapi hati2 dengan polong2an dan biji2an krn termasuk makanan yg sulit dicerna.

2. Hindari makanan pemicu sakit lambung (maagh)
yaitu : makanan yg mengandung alkohol (tape, brem, durian, nagnka), kafein (kopi, teh), dan cuka buatan. Cobalah minum teh herbal peppermint atau chammomile, rosella, jahe serai. Minuman tsb dapat menenangkan lambung. Cobalah jus kubis + mentimun atau jus aloe vera (daun lidah buaya) organik untuk menyembuhkan iritasi pada lambung.

3. Nikmati saat makan dengan melakukan pengunyahan yg benar agar makanan bisa dicerna dengan baik.

4. Jangan makan sampai kenyang dan jangan lewatkan waktu makan (harus teratur makan).
Keduanya akan menyebabkan keasaman lambung meningkat sehingga lambung meradang.., ngamuk ….dan berontak. :D

5. PAHAMI TINGKAT KEASAMAN LAMBUNG
HCl (asam lambung) dibutuhkan u/ mencerna dan menghancurkan makanan, so… kita butuh HCl, tetapi jaga agar tidak kurang dan tidak lebih. Cek kondisi keasaman lambung (stomach acid self test) dengan minum 1 sdm sari lemon. Jika jika gangguan lambung hilang, berarti lambung kurang produksi HCl, bila terasa semakin sakit berarti kelebihan asam lambung sehingga tidak boleh minum suplemen yg mengandung HCl.

6. Jangan tidur setelah makan.
Beri jeda 2 jam. Tidur setelah makan akan memperlambat metabolisme shg sisa2 makanan akan menumpuk dan memicu pertumbuhan bakteri. Sisa makanan dan bakteri akan memroduksi racun yg akhirnya menyebabkan kerusakan pada dinding mukosa (dinding lambung).

7. Cermati konsumsi obat, terutama yg mengandung antasida dan antibiotik.
Dampak ke depannya, pemakaian antasida secara terus menerus akan menyebabkan lambung tdk menghasilkan HCl dalam jumlah banyak, bahkan bisa berhenti produksi sehingga memperparah kondisi iritasi. Bila terpaksa, berhentilah minum antasida secara terus menerus.
Obat antibiotik untuk penyakit tertentu , bisa membuat lambung terganggu krn dpt memengaruhi flora normal (bakteri baik) dalam sistem pencernaan sehingga pencernaan terganggu.

8. Hindari pereda nyeri yg mengandung ibuprofen krn justru akan merusak lambung dan usus, krn ibuprofen mengurangi proteksi alamiah terhadap asam lambung disamping ibuprofen yg bersifat asam sehingga semakin mengiritasi sel lambung.

9. Berolahragalah
Pikiran yg tenang dapat menenangkan lambung. Yoga salah satu pilihan yg baik untuk mengatasi maagh. Asana (pose) yg bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri maagh adalah Adhomukha svanasana (Downward Facing Dog Pose) atau setubandha sarvangasana (Bridge Pose)

10. RELAKSASI ==> agar stress hilang krn saat stress akan meningkatkan produksi asam lambung.

ditulis oleh :

Ir. Eti Widayati, MKes

One Comment

  1. Terima kasih informasinya :)

Pingbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>