Banyuwangi Hari Ini, Penyakit Epilepsi

Posted on September 14, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

Epilepsi adalah hal yang serius dan perlu mendapat perhatian, 1.800.000 orang di Indonesia hidup dengan Epilepsi. Mari tingkatkan kepedulian terhadap epilepsi. Berikut akan dibahas oleh dr. Noviyanti Eka Wardani,SpS, dr Poli Saraf RS YASMIN tentang apa itu penyakit epilepsi, Penyakit Epilepsi pada wanita yang ingin hamil, Berikut papamar dari beliau .

Penyakit epilepsi berasal yang lebih dikenal masyarakat dengan penyakit ayan merupakan penyakit yang  ditandai dengan bangkitan mendadak , dua kali atau lebih tanpa ada alasan yang menyertainya. Bentuk bangkitan pada epilepsi bisa bermacam macam, bisa berupa kejang menghentak hentak seluruh tubuh, bengong, kesemutan, perubahan prilaku dan rasa tidak enak diperut.

Penyebab epilepsi memang belum diketahui secara jelas. Penyakit epilepsi / ayan memang bisa terjadi karena faktor genetika namun bukanlah penyakit keturunan. Selain itu, kerusakan otak ketika proses kelahiran, stroke, luka kepala, tumor otak dan pengaruh alkohol dapat menjadi penyebab epilepsi.

Otak memiliki jutaan sel syaraf yang disebut sebagai neuron yang berfungsi sebagai koordinator di dalam tubuh agar kita bisa beraktivitas yang mencakup melihat, berpikir, bergerak dan bahkan perasaan kita. Namun, pada penderita penyakit epilepsi, karena beberapa penyebab epilepsi yang telah disebutkan tadi – syaraf-syaraf tersebut kadang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Diagnosis & Pengobatan Penyakit Epilepsi

Dokter akan melakukan wawancara dan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah yang terjadi  pada pasien,  benar bangkitan/kejang atau tidak. Selain pemeriksaan fisik dan neurologis, perlu juga dilakukan pemeriksaan rekam otak untuk Mengetahui type epilepsi  dan pencitraan ( CT SCAN/MRI KEPALA ) untuk mencari penyebab epilepsi

Pengobatan

Kejang dapat dikontrol dengan dengan obat antiepilepsi, obat harus diminum secara teratur. Bila kejang sudah terkontrol, obat harus tetap dimimun sampai dokter memutuskan untuk menghentikan obat perlahan lahan, karna penghentian obat secara mendadak malah akan memicu terjadinya kejang berulang dan berkepanjangan yang lebih berbahaya.

Selain mengkonsumsi obat antiepilepsi, penderita juga harus mengenali kondisi kondisi yang dapat memicu terjadinya kejang, kemudian sedapat mungkin untuk menghindarinya.

Epilepsi Pada Wanita Hamil

  •  Pasien epilepi boleh hamil , melahirkan dan menyusui. Obat sebaiknya diminum teratur supaya saat terjadi kehamilan dan kelahiran kejang sudah terkontrol.Konsultasikan dengan dokter yang merawat anda apabila anda merencanakan kehamilan.
  • Obat yang diminum sebelum hamil harus terus dilanjutkan dan ibu sebaiknya melahirkan di rumah sakit, sehingga sesegera  mungkin mendapat penangganan optimal bila kejang kambuh saat ibu melahirkan,  dan bayi yang dilahirkan segera mendapatkan penangganan yang optimal juga.

Dan yang perlu di Pahami dan harus diketahui, menurut dr. Yanti “ Epilepsi itu tidak Menular, tidak diturunkan dan bisa dikontrol, dengan Pengobatan yang optimal, penderitanya bisa hidup normal dan berprestasi sebagaimana orang lain yang tidak menderita epilepsi, jadi mari bersama kita tingkatkan Kepedulian kita terhapat penderita Epilepsi”.Begitu tuturnya.


 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>