Jenis Penyakit Herpes

Posted on July 4, 2016 by Yasmin Hospital in Artikel

Penyakit Herpes atau yang biasa orang awam sebut dengan “Cacar” adalah penyakit peradangan pada kulit yang ditandai dengan Pembentukan gelembung gelembung yang berisi air Pada Dasar Peradangan.

Gejala lain yang dapat menyertai adalah demam, sakit kepala dan tubuh terasa lemas. Sebelumnya, sensasi terbakat atau nyeri di sekitar daerah intim dapat juga dirasakan. Masalahnya, meski sudah diobati, ada kemungkinan herpes genital kambuh kembali. Pada saat kambuh, gelembung-gelembung kecil tersebut akan kembali muncul, tapi gejalanya tidak seberat pada saat baru terinfeksi.

Jenis-Jenis Penyakit Herpes

Herpes termasuk jenis penyakit tua karena sudah ada sejak lama, ditularkan oleh bangsa Yunani, Romawi dan Louis XV. Herpes termasuk jenis penyakit biasa, disebabkan oleh virus herpes simpleks.

Virus herpes terbagi menjadi 2 macam, yaitu herpes 1 dan herpes 2. Perbedaan di antara keduanya adalah ke bagian mana virus tersebut menyerang.

- Herpes 1 menyerang dan menginfeksi bagian mulut dan bibir

- Herpes 2 atau disebut genital herpes menyerang dan menginfeksi bagian organ seksual (penis dan vagina).

  •  Herpes Simpleks Genital

Virus ini mengakibatkan munculnya luka-luka di permukaan kulit. Karenanya, gejala yang terlihat pada penderita adalah adanya lepuhan pada kulit penis atau vagina yang jika pecah mengeluarkan cairan bening dan terasa pedih. Setelah itu, luka ini secara perlahan-lahan akan meninggalkan bekas luka. Jika tidak digaruk dan seiring dengan berjalannya waktu, luka ini dapat sembuh dalam waktu 5-10 hari dari kemunculannya.

Luka-luka ini akan muncul kembali secara berkala, yakni dalam waktu 1 tahun dapat kambuh 3 kali. Gejala lainnya adalah biasanya penderita mengalami, kelelahan, gatal, demam dan sakit kepala. Meskipun virus ini mudah menyebar, penderita tidak memperlihatkan gejala-gejala yang ada.

Penularannya dimulai ketika luka-luka sudah terlihat. Luka-luka itu sendiri mungkin terjadi selama 1-2 hari sebelum terlihat, mungkin juga terjadi pada saat penderita mulai merasakan pedih pada bagian yang akan terserang. Herpes cepat sekali penularannya, yaitu melalui hubungan langsung antara bagian tubuh penderita yang terkena infeksi dengan selaput lendir, termasuk kulit yang terluka, pada bagian tubuh orang lain. Tentu saja penularan lainnya yang banyak terjadi adalah melalui hubungan seksual. Herpes dapat juga ditularkan selama masa kehamilan dan kelahiran. Mengingat resiko yang mungkin terjadi pada bayi dalam kandungan, para dokter selalu menganjurkan operasi caesar terhadap penderita herpes.

Virus herpes ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diobati. Obat yang biasa diberikan untuk genital herpes adalah Acyclovir. Karena cara kerjanya menetap dalam sistem saraf tubuh, virus tersebut tidak dapat disembuhkan atau dihilangkan selama-lamanya.

Gejala Penyakit Herpes

Penyakit herpes adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Ada dua jenis penyakit herpes karena virus, yaitu :

1. Herpes Zoster (Cacar Ular)

Penyebabnya virus cacar air (Varicela zoster). Orang yang kena penyakit ini biasanya sudah pernah mengalami cacar air. Sewaktu penyakit cacar airnya sembuh, ada virus bandel yang masih hidup dan bersembunyi di simpul saraf dalam tubuh. Jika daya tahan tubuh menurun, misalnya karena terlalu lelah dan stres, maka virus yang bersembunyi tidak keluar menyerang saraf-saraf kulit. Terjadilah penyakit herpes zoster.

Gejala Herpes Zoster

A. Menyerang separuh bagian tubuh
B. Tidak menyebar
C. Bentuknya berupa gelembung-gelembung berisi air yang menggerombol
D. Rasanya nyeri sekali

Pada orang tua berusia lebih dari 50 tahun sebaiknya cepat diobati oleh dokter. Bila tidak, bisa menyebabkan nyeri saraf menetap setelah herpes (neuralgia paska herpes), yaitu kulitnya sudah normal tapi tetap terasa sangat nyeri sampai bertahun-tahun. Herpes zoster ini hampir tidak pernah kambuh lagi.

2. Herpes Simpleks

Penyebab terjadinya penyakit herpes simpleks adalah :

a. Virus Herpes Simpleks I (Daerah Kepala)

Terjadi jika tertular oleh orang yang sedang menderita penyakit tersebut. Umumnya mengenai mata atau bibir dengan gejala seperti :

- Sakit mata biasa
- Mata merah, tapi sakit sekali
- Bentuknya berupa gelembung-gelembung kecil berisi air atau luka-luka kecil
- Rasanya sangat nyeri

b. Virus Herpes Simpleks II (Kelamin)

Disebut juga sebagai herpes genital (kelamin), ditularkan melalui hubungan kelamin dengan orang yang menderita penyakit ini. Gejalanya berupa luka-luka kecil yang sangat nyeri di daerah kelamin. Bisa menyebabkan cacat pada bayi jika di derita oleh ibu hamil.

Herpes simpleks ini sering kambuh, karena virusnya gemar bersembunyi di dalam sel. Sering tidak bisa dimatikan oleh obat bila bersembunyi ke dalam sel. Virus menjadi aktif dan keluar dari tempat persembunyiannya jika daya tahan tubuh menurun.

Jika sudah menderita penyakit ini, terutama herpes simpleks, cara mencegah agar tidak terjadi kekambuhan adalah :

- Konsumsi makanan bergizi
- Olahraga
- Cukup beristirahat fisik dan mental
- Hindari stres

Penyakit Herpes Pada Kulit

Penyakit herpes disebabkan oleh virus. Ada 2 jenis herpes, yaitu :

1. Herpes zoster

Herpes ini biasa tumbuh di kulit sesisi tubuh menyerupai cacar berderet seperti ular (di kampung disebut “cacar ular”). Herpes zoster yang tumbuh di kulit badan, bisa di bagian wajah, dada, perut, paha, sampai kaki, tetapi hanya menyerang sesisi tubuh dan ini bukan tergolong penyakit menular seksual

2. Herpes simplex

Herpes simplex bisa tumbuh di bibir dan mulut, atau bisa juga di kemaluan dan tergolong sebagai penyakit menular seksual karena ditularkan lewat hubungan seks.

Dulu, prostitusi para pria nakal kebanyakan hanya tertular kencing nanah dan sifilis (raja singa). Sekarang bukan cuma itu, penyakit raja singa sudah tidak terdengar lagi, namun kencing nanah masih ada. Tetapi, lebih banyak terdengar lelaki nakal tertular herpes kelamin atau herpes genitalis. Dan, ini jauh lebih fatal.

Penyakit herpes kelamin memang tidak mematikan. Tidak pula berkomplikasi berat, namun belum bisa disembuhkan. Sampai sekarang orang yang mengidap herpes kelamin akan terus membawa virus penyakitnya sepanjang hidup.

Virus herpes kelamin bersembunyi di dalam kulit tempat asal timbulnya. Di sana ia mendekam dan sewaktu-waktu akan muncul jika kondisi tubuh sedang lemah.

Gejala herpes kelamin diawali dengan tumbuhnya lenting cacar bening di kemaluan, bisa pada pria bisa juga pada wanita. Awalnya terasa gatal, lama-kelamaan menjadi panas, lalu pedih kalau lenting herpesnya sudah pecah.

Lenting-lenting herpes bergerombol tumbuh pada selaput lendir kemaluan, Pada pria biasanya tumbuh di kepala atau leher penis.

Dalam beberapa hari, lenting herpes akan pecah sendiri, dan membuat luka lecet kemerahan yang pedih. Diobati atau tidak diobati, herpes kelamin akan mereda sendiri dalam satu atau dua minggu.

Namun, meredanya penyakit herpes kelamin tidak berarti virusnya sudah hilang dan penyakitnya sudah punah. Sewaktu-waktu herpesnya bisa kambuh, dan kambuh lagi secara berulang jika kondisi badan sedang lemah. Pada saat herpes kambuh itulah, virusnya berpotensi menular kepada pasangan seks.

Oleh sebab itu, suami yang sudah mengidap herpes kelamin tidak mungkin bisa menyembunyikan penyakitnya. Tanpa kuasa suatu hari tidak akan ketahuan oleh pihak istri. Bagaimana pun suatu hari entah kapan pihak istri juga akan tertular jika hubungan seksual dilakukan saat suami sedang kambuh.

Sulit bagi suami mencari alasan tidak melakukan hubungan seksual selama herpes kelaminnya sedang kambuh. Maka, suatu saat, cepat atau lambat pihak istri akan tahu juga setelah dirinya tertular.

Obat-obat antiherpes yang tersedia sekarang (tahun 2005) sebatas hanya mempercepat proses kesembuhan belaka, selain menjarangkan kejadian kekambuhan. Namun, belum tentu menyembuhkan.

Sesungguhnya, penyakit herpes kelamin hampir tidak berbeda dengan penyakit AIDS yang ditakuti itu, Hanya bedanya, proses AIDS demikian ganas sehingga dapat merenggut nyawa. Penyakit herpes memang tidak sampai merenggut nyawa, sekalipun bisa sering kambuh, tetapi aib yang ditanggung begitu panjang, seakan suatu hukuman seumur hidup bagi penderitanya.

sumber : penyakitherpes.net

Pencarian Artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>