Mengontrol Tekanan Darah

Posted on September 17, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

Satu dari sekitar tiga orang dewasa di Indonesia diperkirakan menderita hipertensi. Hanya sebagian kecil yang mendapatkan terapi optimal. Sebagian besar dari mereka tidak mengetahui bahwa tekanan darahnya tinggi mempunyai resiko yang begitu tinggi dan kebanyakan penderita mengabaikan begitu saja tanpa melaukan terapi. Padahal, hipertensi adalah sebagai faktor resiko utama stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.

Sebaliknya, bila kita mampu mengendalikan hipertensi , risiko seseorang untuk menderita stoke berkurang 30 persen, mengalami serangan jantung 23 persen. Di samping itu, kemungkinan anda mengalami gagal jantung, gagal ginjal, demensia juga menurun.

Oleh karena itu, apakah anda tidak ingin melakukan sesuatu sehingga ancaman itu menjauh dari anda. Ingat, bahwa perubahan kecil yang sehat yang anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai sekarang akan memberikan hasil yang besar di kemudian hari.

Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat membantu, mencegah dan mengontrol tekanan darah anda:

1. Berat Badan. Berat badan berlebih, apalagi lemak yang menumpuk di sekitar lingkar perut anda akan meningkatkan risiko hipertensi 60 persen. Karena itu strategi pertama dalam upaya menurunkan tekanan darah adalah mengurangi beban jantung yang berlebih ini.  Anda memang tidak harus mencapai berat badan ideal, mengurangi berat badan 5-10 persen saja dari berat badan anda semula,  dapat menurunkan tekanan darah atau mencegahnya berkembang.

Seperti diketahui, semakin naik timbangan anda, apalagi lemak yang menumpuk di sekitar lingkar perut, maka semakin berat kerja jantung. Lemak yang menumpuk di sekitar perut juga menyebabkan inflamasi, peradangan pada pembuluh darah arteri, pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit, akhirnya tekanan darah akan naik.

2. Garam. Sayur tak bergaram terasa hambar dan tidak enak. nah itu merupakan salah satu alasan mengapa makanan olahan enak di lidah kita, Karna makanan olahan seperti fast food, krispi, snack, chips, daging yang diolah, makanan kaleng mempunyai kandungan garam yang tinggi yang mengakibatkan tubuh kita mengkonsumsi garam 2-3 kali lebih banyak dari yang dibutuhkan. satu penyebab tingginya kejadian hipertensi di masyarakat kita.

Jadi, bila tekanan darah anda tinggi, atau ingin mencegahnya, maka pembatasan asupan garam ini harus dilakukan. Kebiasaan makan di luar, sebaiknya anda batasi, bahkan di dapur, dan di meja  anda sendiri garam itu harus dikontrol.

3. Diet. Di Amerika Serikat ada yang dikenal dengan DASH ( Dietary Aproach to Stop Hypertension). Prinsip diet ini adalah, mengkonsumsi sayuran, serta buah-buahan 5 kali sajian setiap hari, minum susu rendah lemak 2-3 glas/hari, membatasi lemak jenuh, minyak, makanan yang manis-manis, daging merah. Sudah banyak penelitian tentang manfaat diet ini dalam menurunkan tekanan darah, sehingga jadi standard diet untuk hipertensi di sana. Secara sederhana diet ini bisa diterapkan dengan menambahkan bermacam sayuran, buah-buahan dalam menu anda. Sayuran dan buah-buah tidak lagi sebagai pelengkap makanan anda. Sisihkan sebagian nasi dari piring anda, kemudian tambahkan sayuran ke dalamnya,  batasi belanja makanan di luar, apalagi fast food.

4. Olahraga. Olahraga rutin yang anda biasakan, seperti jalan cepat bisa membantu menurunkan tekanan darah. Olahraga bermanfaat karena olahraga memperbaiki sirkulasi darah, sistem kardiovaskuler, pemakaian oksigen, menurunkan berat badan, lemak tubuh, menghilangkan stress, meningkatkan kualitas tidur, dan sebagainya.

Pada zaman sekarang ini banyak orang mengabaikan olahraga karna alasan kesibukan, jadi kami sarankan untuk melakukan olahraga kecil seperti lari lari kecil 10 s/d 15 menit atau lakukan lompatan spring cukup 100 kali tetapi dilakukan setiap hari, ingat setiap  hari jadi tidak harus melakukan olah raga yang sampai berjam jam kalo hanya dilakukan sekali dalam sebulan atau bisa jadi tidak pernah karna kesibukan,  Selain membantu menurunkan tekanan darah, banyak manfaat lain yang akan anda rasakan

5. Rokok. Rokok itu memang candu, banyak alasan bagi mereka yang sudah kecanduan untuk tetap mengisap racun ini. Tetapi kita tetap mengambil contoh pada jutaan lain yang berhasil menghentikannya. Kalau orang lain bisa berhenti, anda juga seharusnya bisa.

perlu kita tahu satu batang rokok saja menyebabkan pembuluh darah menjadi kurang elastis dan menyebabkan tekanan darah naik, walau anda masih muda, Merokok 15 batang sehari dapat menaikkan resiko tekanan darah tinggi hingga 11 persen. Karena itu buanglah jauh-jauh racun yang akan menggerogoti tidak hanya kantong anda, tetapi juga tubuh dan  kesehatan anda.

6. Spiritulitas. Jiwa yang tenang, suasana hati yang tentram berpengaruh terhadap tekanan darah. Stress yang kronis dapat menyebabkan tekanan darah tetap melonjak. Karena itu perbaikilah hubungan anda dengan Allah, shalat yang khusyuk bagi yang bergama Islam, jauhi hal hal yang membuat stress, selalu bersyukur dan selalu berfikir positif.

7. Lain-lain. Cola,kopi, coklat. Minum satu diet cola setiap hari dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi 5%. Bila anda meminumnya 4 kaleng setiap hari, resiko ini meningkat 19%. Kopi dapat meningkatkan tekanan darah sementara, tetapi kelihatannya tidak berpengaruh secara tetap. Sedangkan coklat, menurut penelitian dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin setiap bulannya(untuk yang normal) dan lakukanlah pemeriksaan tekanan golongan darah setiap minggunya untuk penderita hipertensi agar kita bisa mengkontrol tekanan darah kita sehingga kita bisa mencegah hal  hal yang tidak diharapkan terjadi.

Terima Kasih Semoga bermanfaat :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>