TANDA – TANDA TERKENA PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Posted on February 16, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

Penyakit menular seksual atau PMS, kini dikenal dengan istilah infeksi menular seksual atau IMS, adalah penyakit atau infeksi yang umumnya ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman. Penyebaran bisa melalui darah, sperma, cairan alat kelamin atau pun cairan tubuh lainnya. Selain itu, penyebaran tanpa hubungan seksual juga bisa terjadi dari seorang ibu kepada bayinya, baik saat mengandung atau melahirkan, pemakaian jarum suntik secara berulang atau bergantian di antara beberapa orang juga berisiko menularkan infeksi.
Berikut ini adalah beberapa penyakit menular seksual yang umum terjadi. Sifilis atau raja singa adalah penyakit seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Gonore atau kencing nanah adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Chlamydia atau klamidia adalah jenis penyakit seksual umum yang disebabkan oleh bakteri Klamidia trachomatis. Gejala awal munculnya lesi atau luka pada alat kelamin atau pada mulut. Luka ini mungkin tidak terasa sakit, tapi sangat mudah untuk menularkan infeksi. Ruam akan berlanjut dan gejala yang mirip gejala flu seperti demam, nyeri pada persendian, dan sakit kepala akan muncul. Pada pria: pada ujung alat kelamin keluar kotoran berwarna putih, kuning, atau hijau. Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil, rasa sakit di sekitar testikel. Pada wanita: cairan alat kelamin yang encer dan berwarna kuning atau hijau, sering buang air kecil, sensasi terbakar atau sakit saat buang air kecil, rasa sakit pada perut bagian bawah pada saat berhubungan seks atau setelahnya, perdarahan pada saat berhubungan seks atau setelahnya, atau perdarahan berlebihan ketika mengalami menstruasi, siklus menstruasi yang terganggu, gatal di sekitar kelamin, demam, kelelahan.
Herpes genital, kutil kelamin, dan HIV adalah contoh-contoh penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus. Gejala herpes genital akan muncul beberapa hari setelah terinfeksi Herpes simplex virus (HSV). Luka melepuh berwarna kemerahan serta rasa sakit pada wilayah genital menjadi gejala herpes awal yang muncul. Mungkin akan terasa gatal atau sakit saat membuang air kecil. Kutil kelamin atau kutil genital adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai human papillomavirus (HPV). Kutil kelamin adalah kutil yang muncul di sekitar alat kelamin atau di area dubur. Kutil ini mungkin tidak menimbulkan rasa sakit, tapi biasanya akan muncul rasa gatal-gatal, memerah dan bahkan bisa berdarah. HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini dapat tertular melalui hubungan seks yang tidak aman, berbagi alat suntik atau pun jarum, dari ibu kepada bayinya, maupun melalui transfusi darah. HIV tidak memiliki gejala yang jelas. Gejala awal yang terjadi adalah gejala flu ringan disertai demam, sakit tenggorokan, maupun ruam. Seiring virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, tubuh penderita akan makin rentan terhadap berbagai infeksi.
Selain itu ada juga penyakit menular seksual yang disebabkan oleh kutu antara lain: Kudis merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Gejala utama dari kudis adalah munculnya rasa gatal yang hebat terutama pada malam hari. Rasa gatal ini sering kali muncul di bagian jari, pergelangan tangan, kaki, tubuh, atau bisa juga di area kelamin. Kutu pada rambut kemaluan adalah serangga parasit kecil yang hidup di antara rambut tubuh yang kasar, seperti rambut kemaluan. Gejala utama yang terjadi adalah rasa gatal pada bagian yang terinfeksi dan terjadinya peradangan atau iritasi akibat garukan penderita. Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit bersel satu bernama Trichomonas vaginalis. Gejala pada pria : iritasi di dalam alat kelamin, sensasi rasa terbakar sesaat setelah buang air kecil atau ejakulasi, cairan penis berwarna keputihan, peradangan pada kulup. Gejala pada wanita : cairan alat kelamin encer atau berbuih warna kuning dengan bau tidak sedap, rasa sakit dan gatal-gatal di sekitar alat kelamin, tidak nyaman saat melakukan hubungan seksual, sakit saat buang air kecil.
Untuk pencegahan penyakit menular seksual lakukan ABC, Abstinesia (tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah), Be faithful (setia pada pasangan yang sah), Condom (menggunakan kondom), “Say No To Drug Abusement” (Jangan melakukan penyalahgunaan obat). “Jalani hidup berkualitas tanpa penyakit menular seksual”. dr. Abdullah Hasan – Supervisor Medis RS YASMIN Banyuwangi.

Pencarian Artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>