Tips Puasa untuk Penderita Diabetes

Posted on August 31, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

Diabetes merupakan  penyakit terganggunya fungsi dan atau produksi insulin yang menyebabkan kenaikan gula darah berlebihan di dalam darah.  Jumlah penderita  diabetes di Indonesia termasuk keempat tertinggi di dunia pada tahun 2000 yaitu sekitar 8,4 juta jiwa dan diperkirakan akan terus meningkat. Komplikasi yang terjadi meliputi gangguan fungsi saraf, ginjal, mata, pembuluh darah, dan jantung. Dengan mayoritas penduduk muslim terbanyak tentunya puasa dan diabetes menjadi problem tahunan tersendiri.

Diabetes dan puasa seringkali disalahartikan di masyarakat  antara lain dengan tidak mengkonsumsi obat diabetes selama berpuasa dan pengambilan darah pada pemeriksaan gula darah yang dianggap dapat membatalkan puasa. Hal ini masih sering kami temukan. Tanpa kontrol gula darah yang baik tentunya akan meningkatkan resiko komplikasi diabetes di kemudian hari.

Tentu pembaca tidak ingin momen berpuasa ini terusik dengan penyakit diabetes anda. Terlebih  dengan rawat inap di rumah sakit ataupun THR anda dialihkan untuk dana berobat akibat komplikasi tidak terkontrolnya gula darah anda. Penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anda beberapa minggu sebelum berpuasa ramadhan. Berikut beberapa tips penderita diabetes selama berpuasa

  1. Menyesuaikan antara asupan dengan kebutuhan sehari-hari  berdasarkan perhitungan kalori. Hal ini dilakukan untuk menjaga asupan tetap seimbang . Penderita dapat berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi.
  2. Mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat kompleks, cukup kalori, tinggi serat, dan rendah lemak. Hal ini dikarenakan makanan dengan karbohidrat kompleks akan dicerna lebih lama saat sahur dan berbuka sehingga membantu menjaga kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah.  Makanan yang sebaiknya dikonsumsi antara lain beras merah dan roti gandum. Serta hindari makan berlebih saat berbuka.
  3. Berolahraga terbukti dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga aerobik. Olahraga aerobic meliputi jalan cepat, jogging, lari, berenang, dan bersepeda. Olahraga ini sebailknya dilakukan dua hari seminggu dengan durasi sekitar 30 menit. Olahraga saat berpuasa disarankan pada menjelang berbuka sekitar 1 jam sebelum berbuka.
  4. Mengkonsumsi obat dengan teratur sesuai dengan anjuran dokter. Pada penderita diabetes untuk membantu kontrol kadar gula ada baiknya berkonsultasi dengan dokter selama berpuasa. Obat-obatan yang diberikan dapat disesuaikan dengan pada saat sahur dan berbuka berikut dengan dosis dan penggunaannya.
  5. Kontrol gula darah secara teratur. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan pengambilan sampel darah dan tidak membatalkan puasa. Penting dilakukan untuk menjaga kadar gula darah teutama pada pasien yang mendapatkan insulin.
  6. Dan yang terakhir penting untuk mengetahui jika kadar gula darah anda turun atau yang biasa disebut hipoglikemia. Gejalanya antara lain berkeringat dingin, lemas, sakit kepala,  atau  penurunan kesadaran. Jika hal ini terjadi segera konsumsi manis berupa sesendok makan gula/madu, atau setengah gelas sari buah jeruk/ apel, atau lima permen, dan segera berkonsultasi ke dokter untuk menyesuaikan penggunaan obat-obatan selama berpuasa.

Dengan demikian puasa bukanlah lagi halangan pada penderita diabetes yang mampu berpuasa sesuai dengan anjuran dokter. Maka dari itu penting untuk memeriksakan diri pembaca untuk persiapan selama berpuasa, jika hal ini belum anda lakukan sebaiknya segera berkonsultasi ke RS Yasmin atau fasilitas kesehatan lain. Penanganan yang baik  mampu menghindari berbagai komplikasi di kemudian hari .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>