Waspada Diare Pada Anak

Posted on August 18, 2017 by Yasmin Hospital in Artikel

Diare merupakan kondisi buang air besar dengan konsistensi cair atau lembek yang dapat disertai lendir atau darah dengan frekuensi tiga kali atau lebih dalam sehari. Diare dapat menyerang anak kecil maupun orang dewasa.
Kasus diare dapat terjadi disebabkan adanya infeksi baik bakteri atau virus ataupun akibat faktor makanan. Penyebab tersering yang banyak ditemui ialah infeksi virus dan bakteri yang didapat dari konsumsi makanan/minuman dengan higiene yang kurang baik. Sedangkan faktor makanan penyebab diare contoh yang sering ditemukan yaitu baru berganti susu pada anak atau alergi penggunaan susu/susu formula (susu Pengganti ASI) .
Berbeda pada orang dewasa, pada anak kecil timbulnya perlu mendapat perhatian serius. Hal ini dikarenakan pada usia kanak komposisi cairan tubuhnya lebih banyak air dibanding orang dewasa, sehingga dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh lebih cepat terjadi. Gejala penyerta diare dapat berupa mual-muntah, demam, dehidrasi, bahkan kejang. Adapun gejala dehidrasi, pada kasus yang ringan sampai sedang, dapat ditemukan antara lain mata cekung atau cowong, ubun-ubun cekung, anak nampak rewel dan haus, cubitan pada kulit perut kembali lambat, bibir kering, menangis tidak keluar air mata. Kasus dehidrasi yang berat dapat berupa lama kelamaan anak yang awalnya nampak haus dan lahap minum berubah menjadi malas minum dan lemas, cubitan perut sangat lambat (lebih dari dua detik). Penting bagi orang tua untuk memahami gejala dehidrasi yang tampak pada anak sehingga penanganan yang baik akan menghindari penyulit yang lebih serius atau fatal pada anak.
Gejala dehidrasi ringan apabila anak masih mau minum dapat dilakukan upaya pergantian cairan tubuh melalui mulut dengan memberikan larutan oralit atau larutan garam-gula jika oralit tak tersedia. Larutan garam gula tersebut dapat dibuat dengan mencampurkan setengah sendok teh garam, 2 sendok teh gula, dan air sebanyak satu gelas sekitar 240 ml. Pemberian cairan untuk merehidrasi tersebut dengan diminumkan kepada anak atau disendok sebanyak yang anak mau. Namun apabila anak masih mengalami muntah, masih menunjukkan gejala dehidrasi atau gejala dehidrasi yang timbul sudah berat, sebaiknya segera ke UGD atau pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Silahkan mengkonsultasikan kesehatan anda di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Yasmin dan untuk keadaan darurat silakan hubungi UGD 24 JAM RS YASMIN di (0333) 423118, info seputar RS YASMIN di www.yasminhospital.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>